Apa itu bilangan kuantum?
Bilangan kuantum adalah bilangan yang menyatakan kedudukan atau posisi elektron dalam atom yang
diwakili oleh suatu nilai yang menjelaskan kuantitas kekal dalam sistem
dinamis. Bilangan kuantum menggambarkan sifat elektron dalam orbital.[1]
Bilangan kuantum menentukan tingkat energi utama atau jarak dari inti, bentuk orbital,
orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat memiliki satu
atau lebih bilangan kuantum.[2]
Bilangan kuantum utama (n)
Bilangan kuantum utama (primer)
digunakan untuk menyatakan tingkat energi utama yang dimiliki oleh elektron
dalam sebuah atom. Bilangan kuantum utama tidak pernah bernilai nol. Bilangan
kuantum utama dapat mempunyai nilai semua bilangan positif, yaitu 1,2,3,4 dan
seterusnya. Sedangkan kelopak atom dinyatakan dengan huruf K,L,M,N dan
seterusnya[3].
|
Kulit
|
K
|
L
|
M
|
N
|
|
Nilai n
|
1
|
2
|
3
|
4
|
contoh:
n=2 elektron
berada pada kelopak L;
n=3 elektron
berada pada kelopak M;
n=4 elektron
berada pada kelopak N; dan seterusnya
Bilangan kuantum
utama juga berhubungan dengan jarak rata-rata elektron
dari inti dalam orbital tertentu. Semakin besar n,
semakin besar jarak rata-rata elektron dalam orbital tersebut dari inti dan
oleh karena itu semakin besar orbitalnya[3].
Bilangan kuantum
azimut / momentum sudut (ℓ)
Bilangan kuantum azimut sering
disebut bilangan kuantum anguler (sudut). Energi sebuah elektron
berhubungan dengan gerakan orbital yang digambarkan dengan momentum sudut. Momentum sudut tersebut dikarakterisasi
menggunakan bilangan kuantum azimut. Bilangan azimut menyatakan bentuk suatu
orbital dengan simbol "huruf
L kecil". Bilangan kuantum azimut juga berhubungan dengan jumlah subkelopak. Nilai ini menggambarkan subkelopak yang dimana
elektron berbeda. Untuk subkelopak s, p, d, f bilangan
kuantum azimut berturut-turut adalah 0,1,2,3[2].
Nilai bilangan kuantum azimut
atau "" ini bergantung pada
nilai bilangan kuantum utama atau "n" . Untuk nilain tertentu, mempunyai nilai bilangan
bulat yang mungkin dari 0 sampai (n-1). Bila n-1, hanya ada
satu nilai yakni . Bila n=2, ada
dua nilai , yakni 0 dan
1. Bila n=3, ada tiga
nilai , yakni 0,1, dan 2.
Nilai-nilai biasanya
ditandai dengan huruf s, p, d, f... sebagai berikut:[3]
|
|
0
|
1
|
2
|
3
|
|
Nama orbital
|
s
|
p
|
d
|
f
|
Jadi bila =0, kita mempunyai
sebuah orbital s; bila =1, kita mempunyai
orbital f; dan seterusnya.
Sekumpulan orbital-orbital dengan
nilai n yang sama seringkali disebut kulit. Satu atau lebih
orbital dengan nilai n dan yang sama
dirujuk selalu subkelopak. Misalnya kelopak dengan n=2 terdiri atas
2 subkelopak, =0 dan 1
(nilai-nilai yang diizinkan
untuk n=2). Subkelopak-subkelopak ini disebut subkelopak 2s dan
subkelopak 2p di mana 2 melambangkan nilai n,
sedangan s dan p melambangkan nilai .[3]
Tabel di bawah ini menunjukkan
keterkaitan jumlah kelopak dengan banyaknya subkelopak serta jenis subkelopak
dalam suatu atom.
|
Jenis subkelopak
|
Jumlah orbital
|
Elektron maksimum
|
|
Subkelopak s
|
1 orbital
|
2 elektron
|
|
Subkelopak p
|
3 orbital
|
6 elektron
|
|
Subkelopak d
|
5 orbital
|
10 elektron
|
|
Subkelopak f
|
7 orbital
|
14 elektron
|
Bilangan kuantum magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetik menyatakan
tingkah laku elektron dalam medan magnet. Tidak adanya medan magnet luar membuat elektron
atau orbital mempunyai nilai n dan l yang sama tetapi
berbeda m. Namun dengan adanya medan magnet, nilai tersebut
sedikit berubah. Hal ini dikarenakan timbulnya interaksi antara medan magnet
sendiri dengan medan magnet luar[2].
Bilangan kuantum
magnetik ada karena momentum sudut elektron, gerakannya berhubungan
aliran arus listrik. Karena interaksi ini,
elektron menyesuaikan diri di wilayah tertentu sekitar inti. Daerah khusus ini
dikenal sebagai orbital. Orientasi elektron di sekitar inti dapat ditentukan
dengan menggunakan bilangan kuantum magnetik m [2].
Di dalam satu subkulit, nilai m bergantung
pada nilai bilangan kuantum azimut/momentum sudut l. Untuk
nilai l tertentu, ada (2l + 1) nilai bulat m sebagai
berikut: -l, (-l + 1), ..., 0, ..., (+l - 1), +l
Bila l =0,
maka m=0. Bila l =1, maka terdapat tiga nilai m yaitu -1,0,dan -1. Bila
l =2, maka terdapat lima nilai m yaitu -2,-1,0,+1, dan +2. Jumlah m menunjukkan
jumlah orbital dalam subkulit dengan nilai l tertentu[3].
Bilangan kuantum
spin (s)
Bilangan kuantum spin menyatakan momentum sudut suatu partikel. Spin mempunyai
simbol "s" atau sering ditulis dengan ms (bilangan
kuantum spin magnetik). Suatu elektron dapat mempunyai bilangan kuantum
spin s = +1/2 atau -1/2[1].
Nilai positif atau
negatif dari spin menyatakan spin atau rotasi partikel pada sumbu. Sebagai
contoh, untuk nilai s=+1/2 berarti berlawanan arah jarum jam
(ke atas), sedangkan s=-1/2 berarti searah jarum jam (ke
bawah). Diambil nilai setengah karena hanya ada dua peluang orientasi, yaitu
atas dan bawah. Dengan demikian, peluang untuk mengarah ke atas adalah 50% dan
peluang untuk ke bawah adalah 50%.[3]
Dalam fisika atom dan kimia kuantum, konfigurasi elektron adalah
susunan elektron-elektron pada sebuah atom, molekul, atau struktur fisik lainnya.[1] Sama seperti partikel elementer lainnya,
elektron patuh pada hukum mekanika kuantum dan menampilkan sifat-sifat bak-partikel
maupun bak-gelombang. Secara formal, keadaan kuantum elektron
tertentu ditentukan oleh fungsi gelombangnya, yaitu sebuah fungsi ruang dan waktu
yang bernilai kompleks.
Menurut interpretasi mekanika kuantum Copenhagen, posisi sebuah
elektron tidak bisa ditentukan kecuali setelah adanya aksi pengukuran yang
menyebabkannya untuk bisa dideteksi. Probabilitas aksi pengukuran akan
mendeteksi sebuah elektron pada titik tertentu pada ruang adalah proporsional
terhadap kuadrat nilai absolut fungsi gelombang pada titik tersebut.
Elektron-elektron dapat berpindah
dari satu aras energi ke aras energi yang
lainnya dengan emisi atau absorpsi kuantum energi dalam bentuk foton.
Oleh karena asas larangan Pauli, tidak
boleh ada lebih dari dua elektron yang dapat menempati sebuah orbital atom, sehingga elektron hanya akan meloncat dari satu
orbital ke orbital yang lainnya hanya jika terdapat kekosongan di dalamnya.
Asas Aufbau
Asas Aufbau (berasal
dari Bahasa
Jerman Aufbau yang berarti "membangun,
konstruksi") adalah bagian penting dalam konsep konfigurasi elektron awal
Bohr. Ia dapat dinyatakan sebagai:[7]
Terdapat
maksimal dua elektron yang dapat diisi ke dalam orbital dengan urutan
peningkatan energi orbital: orbital berenergi terendah diisi terlebih dahulu
sebelum elektron diletakkan ke orbital berenergi lebih tinggi.
Urutan pengisian orbital-orbital atom mengikuti arah
panah.
Asas ini bekerja
dengan baik (untuk keadaan dasar atom-atom) untuk 18 unsur pertama; ia akan
menjadi semakin kurang tepat untuk 100 unsur sisanya. Bentuk modern asas Aufbau
menjelaskan urutan energi orbital berdasarkan kaidah Madelung, pertama kali
dinyatakan oleh Erwin Madelung pada tahun 1936.[6][n 2]
1.
Orbital diisi dengan urutan
peningkatan n+l;
2.
Apabila terdapat dua orbital
dengan nilai n+l yang sama, maka orbital yang
pertama diisi adalah orbital dengan nilai n yang paling
rendah.
Sehingga, menurut
kaidah ini, urutan pengisian orbital adalah sebagai berikut:
1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d
4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p
Asas Aufbau dapat
diterapkan, dalam bentuk yang dimodifikasi, ke proton dan neutron dalam inti atom.
Tabel periodik
Tabel konfigurasi elektron
Bentuk tabel periodik berhubungan
dekat dengan konfigurasi elektron atom unsur-unsur. Sebagai contoh, semua
unsur golongan
2 memiliki konfigurasi elektron [E] ns2 (dengan
[E] adalah konfigurasi gas inert), dan memiliki kemiripan dalam sifat-sifat
kimia. Kelopak elektron terluar atom sering dirujuk sebagai "kelopak
valensi" dan menentukan sifat-sifat kimia suatu unsur. Perlu diingat bahwa
kemiripan dalam sifat-sifat kimia telah diketahui satu abad sebelumnya, sebelum
pemikiran konfigurasi elektron ada.[n 3]
19 komentar:
Trimksh,,sngt membantu
Mantap bang Yanto . Warbiyasaah
Mantap bnh
Pembahasan nya sangat lengkap
Mantap mas,materinya sangat bagus👍
Nice..ditunggu postingan selanjutnyaa
Nicee
Sangat Membantu
Bermanfaat bang
Oke
pembahasannya bagus :)
baguss
nice bermanfaat kak makasih ya buat materi nya
nice bermanfaat kak makasih ya buat materi nya
Nice
Keren
mantep gan
Nice
Nice
Posting Komentar